Selamat Datang di Situs Resmi Mitrapulsa ! Terima kasih atas kunjungan anda semoga bermanfaat!

KEADAAN NERAKA

"Diriwayatkan dari Umar bin Khattab ra.: Telah datang Jibril kepada Nabi Muhammad bukan diwaktu yang biasanya ia datang, Rasulullah lalu berdiri mendapatkannya dan berkata: Hai Jibril, kenapa saya melihat engkau berubah warnamu, menjawablah Jibril: Aku diperintahkan Allah datang menerangkan semburan api neraka. Berkata Rasulullah: Terangkan kepadaku keadaan neraka dan hal ihwal Jahanam. Berkata Jibril: "Sesungguhnya Allah memerintahkan agar neraka Jahanam dinyalakan apinya 1000 tahun lamanya, sehingga karena sangat panasnya maka berubahlah warna apinya menjadi putih. Lalu diperintahkan menyalakannya lagi 1000 tahun lagi, sehingga warna apinya berubah menjadi merah. Lalu diperintahkan menyalakannya 1000 tahun lagi sehingga warna apinya berubah menjadi hitam, hitam yang gelap sehingga tak bersinar lagi gejolaknya dan tak padam-padam bakarannya. Demi Tuhan yang mengutusmu dengan kebenaran, kalau dibukakan Jahannam itu sebesar lobang jarum, maka akan terbakarlah bumi dan segala isinya karena panasnya. Dan demi Tuhan yang mengutusmu dengan kebenaran, sekiranya salah seorang dari penjaga-penjaga neraka itu didatangkan Allah ke bumi ini akan matilah seluruh manusia yang mendiami bumi ini dari kejelekan mukanya dan kebusukan baunya. Demi Tuhan yang telah mengutusmu dengan kebenaran, sekiranya satu lingkaran (ring) dari rantai neraka diletakkan di atas sebuah gunung di dunia ini, akan tembuslah gunung itu sampai ke dasar bumi yang paling bawah. Maka berkata Rasulullah saw.: Untunglah ya Jibril jantungku tidak sampai pecah sehingga aku mati mendengarkan keteranganmu ini. Rasulullah melihat Jibril menangis, Rasulullah turut menangis dan berkata: Kenapa engkau turut menangis juga ya Jibril sedang kedudukanmu begitu rupa disisi Allah. Berkata Jibril: Kenapa aku tidak menangis, malah akulah yang lebih berhak untuk menangis, karena siapa tahu keadaanku dalam ilmu Allah tidak seperti yang aku ketahui, dan saya tidak tahu apakah saya tidak akan mengalami cobaan sebagai yang dialami oleh Iblis sedang Iblis itu termasuk golongan Malaikat (tetapi menyeleweng), dan aku tidak tahu apakah aku akan mengalami akan apa yang dialami oleh Harut dan Marut. Maka menangislah Jibril dan menangis pula Rasulullah. Lama keduanya menangis, lalu datanglah seruan dari langit yang berbunyi: Hai Jibril, hai Muhammad, sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjamin engkau berdua tidak akan sampai durhaka. Lalu Jibril naik ke langit, dan Rasulullah meneruskan perjalanan beliau, sehingga bertemu dengan sekelompok orang-orang Anshar sedang bermain dan ketawa-ketawa. Lalu berkata Rasulullah kepada mereka: Apakah kamu ketawa-ketawa, sedang dibelakangmu Neraka Jahanam, sekiranya kamu tahu akan apa yang aku ketahui, sungguh kamu akan sedikit ketawa dan banyak menangis, kamu tak akan makan dan tak akan minum, malah akan menuju ke tempat yang tinggi untuk bermohon dan minta perlindungan Allah." (HR. Tabrani).

Allah swt berfirman yang artinya:
"Maka takutlah kamu akan Neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu, disediakan untuk orang-orang yang kafir (ingkar)." (QS. Al-Baqarah: 24)

Semoga Allah swt menyelamatkan kita semua dari ngerinya siksa neraka. Amiin.

Mohon memberikan komentar, kritik atau saran
untuk perbaikan website ini! Trims

 

  1. Kisah terusirnya Iblis dari Surga

  2. Iman pada kebenaran Islam

  3. Sejarah Tafsir Al Qur'an

  4. Bahaya Dengki

  5. Mengendalikan Marah

  6. Mengingat Mati

  7. Bersandar pada Allah

  8. Akibat Durhaka pada Ibu

  9. Keadaan Neraka

  10. Pentingnya Mengingat mati
Copyright © 2008. mitrapulsa.com All Rights Reserved.
Alamat: Desa Joho RT 09 RW 02 No. 167 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur
Berdiri tanggal 7 Maret 2007