Selamat Datang di Situs Resmi Mitrapulsa ! Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat!

 

Probiotik Bantu Cegah Alergi

Kesadaran masyarakat mengenai alergi masih sangat terbatas pada reaksi tubuh terhadap satu atau beberapa zat tertentu. Padahal jika tidak ditangani sejak dini alergi bisa menjadi parah dan berkembang menjadi penyakit yang lebih parah, misalnya radang sinus.

Faktanya, dari pengamatan pakar alergi-imunologi anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. Zakiudin Munasir Sp.A(K) tidak sedikit orang yang menyepelekan alergi sehingga saat datang periksa kondisinya menjadi lebih parah. Bahkan, lanjutnya alergi akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

"Jangan anggap sepele alergi pada anak karena dapat berisiko terhadap tumbuh kembang anak," ungkapnya saat konferensi pers tentang alergi yang diselenggarakan Nestle beberapa waktu lalu.

Alergi bersifat genetik. Jika salah satu orang tua memiliki alergi besar kemungkinan dapat menurun pada anaknya. Meski faktor genetis sulit untuk dihindari, namun tindakan cepat dan tepat dapat memperkecil angka kejadian alergi yang diderita anak-anak. Tindakan pencegahan sejak dini terhadap anak yang lahir dari orang tua yang mengidap alergi dapat dimulai sejak anak berada dalam kandungan.

Bagaimana mencegah anak yang lahir dari orang tua yang mengidap alergi? Jawabannya adalah dengan probiotik. Probiotik adalah bakteri hidup yang memiliki efek menguntungkan untuk menguatkan dan meningkatkan kesehatan flora usus. Probiotik merupakan salah satu cara yang dapat membantu mengurangi resiko alergi.

Zakiudin mengatakan konsumsi probiotik pada ibu hamil dapat meningkatkan daya tahan ibu yang juga akan berpengaruh baik pada janin. Selain itu ibu hamil juga harus menghindari pencetus alergi atau alergen saat mengandung. Ibu hamil sebaiknya sadar akan pencetus alergi dan menghindarinya.

Namun kemungkinan anak mengidap alergi masih dapat terjadi ketika anak lahir. Untuk itu pemberian ASI eksklusif selama enam bulan atau lebih diperlukan agar anak memiliki daya tahan tubuh yang baik. ASI mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan bayi termasuk hypo Allergenik, DHA dan probiotik. Nilai lebihnya ASI mengandung kolostrum yang dapat melindungi bayi dari alergi dan infeksi. Untuk meningkatkan jumlah probiotik dalam ASI, ibu yang sedang menyusui bisa mengonsumsi yoghurt, tempe, miso, atau buttermilk.

Dengan persiapan sejak awal kehamilan dan pemberian ASI eksklusif kemungkinan anak mengalami alergi dapat diperkecil. Anak dengan daya tahan tubuh kuat akan terhindar dari alergi dan infeksi. Dengan begitu anak dapat berkembang dengan baik dan maksimal. (cr1/rin)

Sumber: Republika

Kembali ke halaman utama >>>

 

Copyright © 2008. mitrapulsa.com All Rights Reserved.